Tampilkan postingan dengan label Bangunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bangunan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 September 2014

Unik Bangunan Miring Selain Menara Pisa

Ternyata bangunan yang miring di dunia ini bukan hanya menara Pisa di Italia, hal ini terjadi pada bangunan-bangunan lain di dunia,  beberapa bahkan melebihi kemiringan Menara Pisa yang 3 derajat.

1. MENARA MIRING SUURHUSEN
Suurhusen adalah sebuah desa di utara Emden di wilayah Jerman, Frisia Timur. desa ini memiliki sekitar 1200 penduduk dan dikelola secara administratif oleh kotamadya Hinte.  Menara dari gereja Suurhusen, yang cenderung menyudut pada kemiringan 5,19 derajat,  adalah menara yang paling miring di dunia,  diakui secara resmi oleh Guinness Book of World Records sejak tahun 2007

2. MENARA MIRING BEDUM
Menara Bedum di gereja St Walfridus setinggi 36 meter telah dihitung mempunyai sudut kemiringan yang lebih besar daripada menara miring Pisa. Jika kedua menara tersebut sama tinggi,  menara Bedum akan mempunyai perpindahan yang lebih besar yaitu 6 cm

 3. MENARA MIRING CHESIRE SELATAN
Menara miring dari bekas Gereja St Chad, juga dikenal sebagai ‘Menara Miring Cheshire Selatan’ dan menara gantung dari Wimberie’, terletak di desa Wybunbury. menara setinggi 29,3 m adalah sisa-sisa akhir abad kelima belas gereja tersebut yang dihancurkan pada tahun 1833. Menara ini distabilkan menggunakan teknik pengangkatan dari bawah oleh James Trubshaw pada tahun 1832, inilah yang dikenal paling awal dalam menerapkan teknik ini, yang juga digunakan untuk menstabilkan Menara Miring Pisa

4. MENARA MIRING MADRID

Menara Miring Madrid, Spanyol – Berdiri sebagai dua bangunan yang paling mengesankan, menara ‘Gerbang ke Eropa’, dianggap sebagai bangunan modern miring tinggi pertama di dunia (115 m masing-masing). Dibangun pada tahun 1996 oleh Philip Johnson dan John Burgee dengan kemiringan 15 derajat.

Senin, 01 September 2014

Bangunan di Korea Yang Terbuat dari 1000 Pintu

Sebuah karya arsitektural nyeleneh kembali dibuat manusia. Seorang desainer sekaligus seniman asal Korea Selatan Choi Jeong-Hwa membuat bangunan kontemporer berupa gedung unik yang dinamai Gedung 1000 pintu. Jika Indonesia mengenal istilah Lawang Sewu, sebuah bangunan kolonial di Semarang, yang mempunyai banyak pintu, bangunan yang dibuat oleh Choi ini jelas berbeda. Ia menggunakan 1000 daun pintu bekas untuk mewujudkan mimpinya akan sebuah gedung unik ini.

Berbagai macam warna pintu ini dirangkai menjadi dinding sebuah gedung dan dibangun tahun 2009 lalu di kota Seoul. Beberapa ahli arsitektural mengkritik pembangunannya karena memperhitungkan aspek keselamatan. Namun Choi meyakinkan bahwa penggunaan pintu-pintu dalam desainnya hanyalah sebagai ornament belaka dan tidak pernah akan membahayakan para pengunjung yang ada di dalam gedung.

 




sumber
sumber